Dalam era digital saat ini, berbagai dokumen penting seperti sertifikat hak milik (SHM) telah mengalami transformasi menjadi format digital. Sertifikat hak milik digital menawarkan kemudahan akses dan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan format fisik. Namun, untuk memastikan keabsahan dan keakuratan sertifikat digital, penting bagi pemilik dan calon pembeli untuk mengetahui cara mengeceknya. Berikut adalah 10 langkah untuk mengecek sertifikat hak milik digital.
Langkah pertama adalah menggunakan aplikasi resmi yang disediakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau lembaga terkait, untuk mengecek keaslian sertifikat bisa menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku, sudah tersedia playstore maupun appstore. Aplikasi ini biasanya memiliki fitur untuk memverifikasi keaslian sertifikat hak milik digital. Unduh aplikasi tersebut dari toko aplikasi resmi dan lakukan pendaftaran atau login menggunakan data yang valid. Setelah itu, masukkan nomor sertifikat atau informasi lain yang diperlukan untuk memverifikasi status sertifikat.
Situs web resmi BPN juga menyediakan layanan pengecekan sertifikat hak milik digital. Kunjungi situs web tersebut dan cari menu atau fitur yang memungkinkan pengguna untuk memverifikasi sertifikat. Biasanya, Anda akan diminta untuk memasukkan nomor sertifikat atau detail lainnya. Pastikan situs web yang Anda kunjungi adalah situs resmi untuk menghindari penipuan atau situs palsu. Situs resmi Kementrian ART/BPN yaitu https://www.atrbpn.go.id/ lalu pilih opsi “layanan” dan klik “Pengecekan Berkas”. Setelah itu, isi data yang diperlukan dan klik “Cari Berkas”.
Sertifikat hak milik digital dilengkapi dengan fitur keamanan seperti tanda tangan digital dan kode QR. Periksa apakah sertifikat Anda memiliki elemen-elemen ini dan apakah mereka dapat diverifikasi. Tanda tangan digital harus valid dan kode QR dapat dipindai menggunakan aplikasi yang sesuai untuk memastikan bahwa sertifikat tersebut tidak dipalsukan.
Jika Anda merasa ragu dengan hasil verifikasi online, langkah selanjutnya adalah menghubungi kantor BPN terdekat. Petugas akan dapat membantu Anda memverifikasi keaslian sertifikat hak milik digital secara langsung. Bawalah salinan sertifikat dan dokumen identitas Anda untuk mempermudah proses verifikasi.
Pastikan semua informasi yang tertera pada sertifikat hak milik digital sesuai dengan data yang Anda miliki. Periksa nama pemilik, alamat properti, dan nomor sertifikat. Jika ada ketidaksesuaian, segera laporkan kepada pihak berwenang untuk investigasi lebih lanjut.
Periksa tanggal penerbitan sertifikat dan masa berlakunya. Sertifikat hak milik digital yang valid harus memiliki tanggal penerbitan yang sesuai dengan catatan resmi dan masa berlaku yang masih aktif. Ini membantu memastikan bahwa sertifikat tersebut masih berlaku dan belum kadaluwarsa.
Beberapa layanan verifikasi pihak ketiga menawarkan fasilitas untuk mengecek keaslian sertifikat hak milik digital. Pastikan untuk memilih layanan yang terpercaya dan memiliki reputasi baik dalam hal keamanan dan keakuratan data. Verifikasi melalui layanan ini dapat memberikan tambahan lapisan keamanan.
Setelah melakukan verifikasi, simpan bukti hasil verifikasi, baik itu berupa tangkapan layar atau dokumen resmi dari aplikasi atau situs web. Bukti ini akan berguna jika ada kebutuhan untuk membuktikan keabsahan sertifikat di masa depan, terutama saat melakukan transaksi jual beli atau hak milik.
Sertifikat hak milik digital mungkin memerlukan pembaruan dari waktu ke waktu. Pantau pembaruan atau perubahan yang mungkin terjadi pada sertifikat Anda. Pastikan untuk selalu memeriksa informasi terbaru untuk memastikan bahwa sertifikat Anda tetap valid dan tidak ada perubahan yang merugikan.
Terakhir, selalu waspadai potensi penipuan yang berkaitan dengan sertifikat hak milik digital. Hindari mengakses atau memberikan informasi sertifikat kepada pihak yang tidak dikenal atau tidak terpercaya. Jika Anda mendapati sesuatu yang mencurigakan, laporkan kepada pihak berwenang untuk mencegah kerugian lebih lanjut.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat memastikan bahwa sertifikat hak milik digital yang Anda miliki adalah sah dan valid. Proses ini penting untuk melindungi hak milik Anda dan memastikan keamanan transaksi properti.
