Pencarian
Property
Property Jual Property Sewa?

8 Ciri-ciri Rumah Sehat yang Baik untuk Keluarga

28 November 2023 / Oleh : admin Kat : seputar properti / 0 Komentar

 

8 Ciri-ciri Rumah Sehat yang Baik untuk Keluarga

Bagaimana ciri-ciri rumah sehat dan bersih yang baik untuk keluarga? Simak jawabannya dalam panduan ini.

Ketika memilih rumah yang akan dibeli, sebaiknya jangan hanya memperhatikan lokasi dan legalitas. Pertimbangkan pula kondisi hunian dan lingkungan sekitarnya.

Apakah memenuhi kriteria rumah sehat? Hal ini penting untuk diperhatikan, sebab kita mengerjakan hampir semua aktivitas sehari-hari di rumah.

 

Hunian sehat dengan ruang yang cukup juga bisa meningkatkan kualitas hidup keluarga kesayangan kamu. Lalu, bagaimana cara memilihnya?

Simak penjelasan selengkapnya agar Anda bisa membedakan ciri-ciri rumah sehat dan tidak sehat. Jadi, tidak akan keliru menentukan tempat tinggal.

Pengertian dan Ciri-ciri Rumah Sehat

Pengertian Rumah Sehat

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memaparkan definisi rumah sehat. Berikut kutipan pengertiannya dari halaman resmi kementerian.

Rumah sehat adalah bangunan tempat berlindung dan beristirahat serta sebagai sarana pembinaan keluarga yang menumbuhkan kehidupan sehat secara fisik, mental dan sosial, sehingga seluruh anggota keluarga dapat bekerja secara produktif.

Hunian yang sehat akan menjadi tempat tumbuh dan berkembang yang baik bagi keluarga. Apalagi kalau sarana dan prasarana di lingkungan sekitarnya lengkap.

Contoh sarana meliputi fasilitas sosial seperti sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, playground, pusat perbelanjaan, kantor pemerintah dan lain sebagainya.

Sementara prasarana di antaranya jalan, air bersih, instalasi listrik, jaringan air kotor, drainase, tempat pembuangan sampah dan lain-lain.

Kementerian PUPR juga memaparkan rumah harus memenuhi standar kenyamanan di samping kesehatan. Lalu apa ciri-ciri rumah sehat dan nyaman yang perlu diketahui?

Ciri – ciri Rumah Sehat

Dinding dan Lantai Bebas Lembab & Kokoh

Yang pertama, ciri-ciri rumah sehat adalah dinding dan lantainya bebas lembap. Jika demikian, maka hunian Anda akan berjamur.

Kemudian selain kering, bagian rumah ini pun harus mudah dibersihkan terutama lantainya. Pasalnya, semua aktivitas di rumah dilakukan di atasnya.

8 ciri-ciri rumah sehat

 

Hunian juga harus memiliki dinding dan lantai yang kokoh. Nah biasanya, rumah dengan lantai marmer atau granit memenuhi semua kriteria ini.

Apabila membangun rumah sendiri, jangan lupa memilih bahan bangunan yang tidak menghantar air ke tanah dan permukaan lantai alias kedap air.

Lalu buatlah lantai rumah lebih tinggi dari halaman luar dengan ketinggian minimal 10 cm dan 25 cm dari permukaan jalan. Jadi, tidak akan lembap.

Ventilasi dan Jendela Cukup

Ciri-ciri rumah sehat berikutnya adalah memiliki ventilasi dan jendela cukup. Sistem sirkulasi udara ini sangat mempengaruhi kesehatan penghuni.

Ventilasi dan jendela merupakan jalan bagi udara bersih masuk dan udara kotor keluar. Dua bagian rumah ini melahirkan suasana ruangan yang lebih segar.

Tempat tinggal menjadi bebas sumpek, selain itu ventilasi dan jendela membuat pencahayaan alami lebih baik. Anda tidak perlu menghidupkan lampu di siang hari.

Nah, contoh rumah yang memiliki ventilasi dan jendela cukup adalah Bukit Podomoro Jakarta.

Sebagai informasi, luas jendela yang baik minimal satu per sembilan luas ruangan. Selain itu, jendela harus bisa ditembus oleh sinar matahari.

Letak Rumah Sesuai Arah Matahari

Untuk mendukung adanya sirkulasi udara yang baik, Anda harus memilih rumah yang letaknya sesuai arah matahari.

Arah matahari sendiri, yaitu dari timur—barat. Dengan letak yang sesuai, maka rumah pun akan mendapatkan sinar matahari merata.

Sehingga, Anda bisa memaksimalkan pencahayaan alami untuk menghemat energi listrik selama siang hari.

Jadi selain memenuhi syarat kesehatan, letak rumah sesuai arah matahari juga bisa membuat Anda lebih hemat energi dan bujet.

Jumlah Ruang Ideal

Rumah harus memenuhi syarat kenyamanan agar positive vibes memenuhi suasana hati Anda kala menghuninya.

Salah satu cirinya, yaitu mempunyai pengaturan ruang ideal, di mana ruang di dalamnya mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan.

Selain itu, ruang-ruang tersebut harus diatur sebagaimana fungsinya agar aktivitas Anda dalam rumah berjalan lancar.

Apabila ruang terbatas, maka Anda bisa membuat ruang terpadu yang bisa dimanfaatkan untuk mengakomodasi beberapa fungsi.

Tata Ruang Tepat

Kenyamanan dalam rumah erat kaitannya dengan tata ruang. Untuk kamar tidur, usahakan bisa dimasuki oleh sinar matahari pagi.

Sementara untuk ruang makan dan dapur, usahakan mempunyai penerangan optimal, baik alami ataupun buatan, serta bukaan yang optimal ke arah luar.

Lalu untuk kamar mandi, usahakan mempunyai lubang angin dan penerangan cukup agar udara beredar dengan baik.

Selain itu, dindingnya harus kedap air agar percikan air dalam kamar mandi tidak merusak komponen bangunan lainnya.

Tidak Ada Binatang Pembawa Penyakit

Berikutnya, rumah yang bersih adalah rumah yang terhindar dari hewan pengerat serta serangga. Pasalnya rentan menularkan penyakit.

Contohnya tikus, hewan kecil ini bisa menyebabkan sejumlah penyakit seperti leptospirosis, hantavirus pulmonary syndromeq fever, dan tularemia.

Kemudian kecoa yang rentan menularkan bakteri Salmonella. Bakteri ini bisa menyebabkan tifoid serta keracunan makanan.

Ada pun contoh serangga berbahaya, yakni nyamuk pembawa virus demam berdarah. Lalu, bagaimana cara menghindari rumah yang menjadi sarang hewan-hewan ini?

Sebaiknya Anda tidak membeli rumah dekat kebun atau tempat pembuangan sampah. Lalu perhatikan lah kondisi lingkungannya, makin bersih tentu makin baik.

Sanitasi Baik dan Lancar

Air dan sanitasi adalah suatu kesatuan penting dalam kehidupan. Saking krusialnya, kualitas hidup bisa menurun tanpa saluran air dan sanitasi yang baik.

Jadi, jawaban berikutnya untuk menjawab pertanyaan bagaimana ciri-ciri rumah sehat ialah memiliki sanitasi baik dan lancar.

Nah, saat membeli rumah ada beberapa jenis sanitasi yang perlu Anda periksa, yaitu sanitasi air, sanitasi makanan, serta sanitasi pengelolaan sampah.

Jika sederet sanitasi itu buruk, maka akan menimbulkan penyakit. Contohnya seperti kolera yang pernah menjangkiti beberapa wilayah di Asia dan Afrika.

Kolera merupakan dampak dari lingkungan kotor. Penyakit ini disebabkan oleh parasit mematikan berbentuk cacing pipih yang bisa menembus ke dalam kulit.

Ada Pembuangan Asap

Salah satu jenis polusi yang paling sering muncul di rumah adalah asap masakan. Nah, ciri rumah sehat berikutnya, yaitu ada tempat pembuangan asap.

Pembuangan asap bisa mengurangi pencemaran udara ke ruangan lain. Jika ini tidak ada di rumah Anda, maka bisa menggunakan cooker hood.

Cooker hood akan membuat tempat tinggal lebih sehat. Alat ini sanggup menghisap asap kotor hasil masakan, kemudian membuangnya ke ruangan setelah melalui filter.

Namun sebelum memasangnya di rumah, sebaiknya perhatikan kondisi plafon. Apakah cukup kuat untuk mengakomodasi cooker hood tersebut?

Ada Halaman dan Tumbuhan Hijau

Ciri-ciri rumah sehat berikutnya adalah ada halaman serta tumbuhan hijau yang membuat suasana lebih asri, sejuk dan nyaman.

Semoga bermanfaat….

sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *